Covid-19 di Kota Padang: 28 Orang Dinyatakan Positif, 18 di Antaranya PNS

Covid-19
28 orang warga Kota Padang, Sumatera Barat, dilaporkan positif terinfeksi Virus Corona (COVID-19) hari ini, Sabtu (22/8). 18 orang di antaranya Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Sumbar, Jasman Rizal mengungkapkan, dari 38 kasus terkonfirmasi hari ini, 28 di antaranya berasal dari Kota Padang.

“Iya, ada 28 kasus di Padang, 18 di antaranya PNS,” jelasnya, Sabtu (22/8/2020).

Para PNS yang terpapar Corona itu rata-rata disebabkan karena kontak dengan pasien positif. “Rata-rata karena kontak dengan pasien positif, juga ada yang terpapar di tempat kerja,” jelasnya.

Selian itu, juga dilaporkan sebanyak dua warga Kota Padang sembuh dari Corona, satu diantaranya juga PNS. “Sembuh bertambah dua, satu satpam dan satu lagi PNS,” ungkap Jasman.

Inilah rincian warga Kota Padang yang dilaporkan sembuh dari Corona hari ini;

Wanita 34 tahun, warga Lubuak Kilangan, pekerjaan PNS, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Wanita 29 tahun, warga Jati, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan dirawat di RSUP Dr. M. Djamil.

Wanita 53 tahun, warga Batipuah Panjang, pekerjaan PNS, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pria 47 tahun, warga Lubuk Lintah, pekerjaan PNS, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Wanita 56 tahun, warga Lubuk Buaya, pekerjaan PNS, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pria 55 tahun, warga Batang Kabuang Gantiang, pekerjaan PNS, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pria 37 tahun, warga Lubuk Lintah, pekerjaan PNS, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

BACA JUGA  Tahapan KPU Yang Tertunda Akibat Covid-19 Kembali Aktif

Wanita 24 tahun, warfa Flamboyan Baru, pekerjaan PNS, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Wanita 39 tahun, warga Lolong Belanti, pekerjaan PNS, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pria 55 tahun, warga Binuang Kampung Dalam, pekerjaan PNS, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Wanita 50 tahun, warga Rimbo Kaluang, pekerjaan PNS, terinfeksi karena pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

Wanita 45 tahun, warga Tabiang Banda Gadang, pekerjaan PNS, terinfeksi karena pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pria 36 tahun, warga Andaleh, pekerjaan PNS, terinfeksi karena pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

Wanita 39 tahun, warga Padang Pasir, pekerjaan PNS, terinfeksi karena pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pria 55 tahun, warga Kurao Pagang, pekerjaan PNS, terinfeksi karena pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pria 55 tahun, warga Pasir Nan Tigo, pekerjaan PNS, terinfeksi karena pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pria 31 tahun, warga Kuranji, pekerjaan PNS, terinfeksi karena pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pria 44 tahun, warga Flamboyan Baru, pekerjaan PNS, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Wanita 43 tahun, warga Batang Kabuang Gantiang, status IRT, terinfeksi karena kontak bhayangkara, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pria 50 tahun, warga Lubuk Buaya, pekerjaan PNS, terinfeksi karena pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pria 63 tahun, warga Ulak Karang Utara, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena kontak di pasar raya, status meninggal dunia.

Wanita 27 tahun, warga Parak Gadang Timur, pekerjaan swasta, diduga terpapar daei aktivitas, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pria 19 tahun, warga Koto Lua, status ex pelajar, terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Pekanbaru tangfal 10 Agustus 2020, penanganan isolasi mandiri sementara.

BACA JUGA  Wakil Wali Kota Solok Kembali Mengikuti Rapat Teknis Percepatan Penanganan virus berbahaya (COVID-19)

Pria 36 tahun, warga Parupuak Tabiang, pekerjaan swasta, diduga terpapar dari aktivitas, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pria 55 tahun, warga Kampung Jua, pekerjaan sopir, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Wanita 48 tahun, warga Kampung Jua, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Wanita 23 tahun, warga Kampung Jua, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Wanita 16 tahun, warga Kampung Jua, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Facebook Comments

loading...