Kabut Asap Tak Kunjung Hilang, Baznas Padang Bagikan Masker dan Air Mineral

48

Padang – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi beberapa wilayah di Sumatera berdapat buruk terhadap Kota Padang. Bahkan, masyarakat mulai mengunakan masker beraktivitas keluar rumah.
 
Wakil Ketua Baznas Kota Padang Elni Sumuarti mengatakan, sebagai bentuk kepedulian dan untuk meminimalisir dampak kabut asap bagi kesehatan masyarakat seperti Inspeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA).
Baznas Kota Padang telah membagikan 1.000 ribu masker dan minuman mineral kepada pengendara sepeda motor dan mobil yang melintas lokasi di Simpang Lampu Merah Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Provinsi Sumatra Barat, Senin (16/09/2019).Dalam aksi tersebut dipimpin lansung Wakil Ketua Baznas Kota Padang Elni Sumuarti mengatakan, bahwa pembagian masker dan air mineral ini merupakan bentuk kepeduliannya terhadap kondisi udara di Kota Padang yang sedang tidak sehat.
Ya kita dari Basznas Kota Padang sudah melakukan upaya untuk kewaspadaan dini dampak kabut asap dan untuk yang sudah punya riwayat gangguan Paru – paru dan jantung segera konsultasi ke dokter, ujarnya.
Komandan Baznas Tanggap Bencana (BTB) Padang Otrizal mengatakan,
Hari ini kita bagi-bagikan kepada pengendara roda dua dan roda empat sebanyak 1.000 masker dan air mineral yang sudah kita bagikan, mudah-mudahan ini bisa bermanfaat.
Menurut, Komandan Baznas Tanggap Bencana (BTB) Padang pembagian masker dan air gratis dibantu anak – anak magang di Basnaz Kota Padang itu terkait kabut asap dan kekeringan yang terjadi di Kota Padang beberapa hari terakhir ini, tuturnya.
Selian itu, Syahrul Fadli mengatakan, pembagian masker sebanyak 1.000 ribu dan termasuk air mineral dalam kemasan, adalah wujud dan bentuk kepedulian Baznas Padang kepada masyarakat atas dampak kabut asap yang saat ini melanda Provinsi Riau.
“Ini kami lakukan karena kami peduli. Kami dari masyarakat tentu turun ke masyarakat juga. Pembagian (masker dan minuman) ini tidak ada maksud apa-apa, ini bentuk moralitas membantu masyarakat,” kata Syahrul Fadli, di sela-sela pembagian masker.
Menurutnya Syahrul Fadli, kondisi asap saat ini sudah dalam level sangat tidak sehat. Kabut asap ini terus berkelanjutan dan membawa keprihatinan bagi Baznas Kota Padang untuk terus membantu sesuai dengan peduli dan beri solusi.
“Asap semakin hari semakin mengganas, bisa berdampak kepada ISPA terutama anak-anak dan ibu hamil”.
Basnaz Kota Padang dalam hal ini serius dan kita berharap pemerintah juga harus serius. Kami minta pemerintah membuka semua Nama – nama pemilik lahan perusahaan yang terbakar. Berikan sanksi tegas kalau jera-jera keluarkan mereka dari Riau ini dan kembalikan lahan kepada masyarakat, pangkas Syahrul Fadli.

Facebook Comments

Loading...
loading...