Kabut Asap Makin Tebal, Ketua DPRD Kota Padang Bagikan Ribuan Masker Gratis ke Pengendara

167
Ketua DPRD Kota Padang H. Syahrial Kani, SH didampingi Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Evi Yandri Rajo Budiman.

Padang – Satu hari sesudah pelantikan Ketua DPRD Kota Padang H. Syahrial Kani, SH didampingi Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman serta anggota Karang Taruna Kuranji dan Sekretaris Camat Kuranji langsung turun kelapangan membagikan 2.000 masker gratis ke pengendara kendaraan yang melintas dilokasi di Jalan By Pass KM 6, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Rabu (18/09/2019) Sore.
 
Dalam kesempatan Ketua DPRD Kota Padang H. Syahrial Kani, SH mengatakan, akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tentu merugikan banyak pihak, khususnya masyarakat Sumatera Barat pada umumnya masyarakat Kota Padang yang tercemar polusi udara dari kabut asap pembakaran hutan dan lahan dan peristiwa kabut asap ini tidak baik untuk kesehatan manusia.
Saat terpapar kabut asap setidaknya orang akan mengalami Batuk – batuk, sesak napas, dan iritasi mata. Tapi polusi udara yang sangat menguatirkan, ditambah dengan melemahnya sistem kekebalan tubuh bisa mengakibatkan gangguan pernafasan, ujarnya.

Ketua DPRD Kota Padang H. Syahrial Kani, SH didampingi Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Evi Yandri Rajo Budiman.

Ketua DPRD Kota Padang memaparkan, setidaknya ada tiga masalah pernapasan yang akan dialami seseorang ketika terpapar polusi udara dalam rentang waktu tertentu.
Pertama adalah batuk dan iritasi tenggorokan. Hal ini bisa terjadi karena kadar ozon yang tinggi dapat menyebabkan iritasi dalam sistem pernapasan. Gejala Batuk – batuk dan perih di tenggorokan akan dirasakan beberapa jam setelah seseorang terpapar kabut asap. Ozon dapat terus membahayakan Paru – paru, bahkan setelah gejala mengilang.
Masalah kesehatan kedua yakni memburuknya gejala asma. Kabut asap buruk bagi kesehatan setiap orang apalagi bagi para penderita asma. Paparan polusi udara dan kabut asap dapat memperburuk gejala asma.
Selain itu, dari studi yang dipublikasikan oleh Asthma and Allergy Foundation of America (AAFA), sekitar 40 persen penderita asma akan mengalami serangan asma akut lebih banyak pada lingkungan berpolusi tinggi daripada lingkungan dengan polusi Rata – rata.
Ketiga, kabut asap dapat menyebabkan kerusakan Paru – paru. Gejala kerusakan Paru – paru dapat berupa kesulitan bernapas dan nyeri pada dada. Kerusakan Paru – paru dalam jangka panjang dapat menimbulkan beberapa penyakit kronis seperti TBC, pneumonia, bahkan kanker Paru – paru, pangkas Ketua DPRD Kota Padang.Turut hadir dalam kegiatan membagikan 2.000 masker gratis, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Ketua DPRD Kota Padang, Polsek Kuranji, Karang Taruna Kecamatan Kuranji, Puskesmas Kecamatan Kuranji.

Facebook Comments

Loading...
loading...