Aulia Rahman: Generasi Muda Harus Melestarikan Budaya Lokal

84

Padang – Dalam rangka melestarikan Adat Budaya Daerah, Pemerintah Kota Padang mengadakan lomba Kelurahan Pengimplementasian Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah.
 
Adapun kegiatan tersebut merupakan agenda rutin Pemerintah Kota Padang yang mana pada tahun 2019 ini adalah pelaksanaan tahun ketiga. Pada tahap akhir penilaian ini akan diikuti oleh 6 Kelurahan, yaitu Kelurahan Koto Pulai, Kelurahan Anduring, Kelurahan Batung Taba, Kelurahan Batang Arau, Kelurahan Indarung dan Kelurahan Teluk Kabung Utara.
Kelurahan Batang Arau sebagai salah satu Kelurahan yang dilakukan penilaian akhir menampilkan Budaya kitab Barazanji (Katam Al-Quran, nyanyi kehidupan Rasulullah dari lahir hingga berakhir hayat dan ditutup dangan Do’a.
Dalam kegiatan ini kita lakukan ketika pertama mandi anak, Aqiqah anak memasuki hari baik dan bulan baik, seperti memasuki bulan puasa, bulan Muharram itu yang kita tampilkan di Kelurahan Batang Arau.
Banyak hal yang kita tampilkan ketika kita ekspose salah satunya yaitu tumbuk lasuang dan yang kedua Kampung Literasi yaitu Taman Bacaan Rumah Gadang yang berada di RW.02 dan yang ketiga ada kegiatan masyarakat kita terkait manjalo menangkap ikan yang ada di sungai Batang Arau dan yang keempat ada namanya manalai, ini tidak semua kelurahan yang punya. Artinya budaya lokal kita acara menangkap kepiting atau katam air tawar,
Ketua LPM Batang Arau Aulia Rahman mengatakan, tujuan dari kegiatan ini agar generasi muda di Kelurahan Batang Arau bisa melestarikan budaya minang Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah (ABS – SBK), serta faham akan adat dan budaya daerahnya.
Sebagai salah satu daerah tujuan wisata, di Kelurahan Batang Arau masih mempertahankan Adat dan Budaya daerah dalam kehidupan bermasyarakat, ini akan menjadi pandangan tersendiri bagi orang yang berkunjung ke Kota Padang, ujarnya.
Disampaikan Ketua LPM Batang Arau Aulia Rahman menjalankan fungsi Pemerintah di Kota Padang, sesuai dengan Visi-Misi Walikota Padang mewujudkan masyarakat yang berakhlak mulia dan berbudaya, berdasarkan Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah (ABS – SBK) harus diawali dari pembinaan kepada generasi muda, karena merekalah ujung tombak dari estafet ilmu dan kepemimpinan di Kota Padang.
“Pemerintah Kota Padang memiliki harapan besar kepada generasi muda, untuk itu ikutilah kegiatan ini dengan serius, tunjukkan potensi yang ananda sekalian miliki, jadikan lomba ini tidak hanya sebagai momentum meraih prestasi namun juga sebagai pengayaan bagi diri, semoga generasi muda Kota Padang mampu menunjukkan eksistensinya dalam pembangunan SDM yang seutuhnya,” harap Ketua LPM Batang Arau.
Sementara itu, Lurah Batang Arau Eka Saputra, S. Sos menyebut kegiatan ini sangat bagus dan membangun untuk generasi kedepan, dirinya menilai ajang lomba ini merupakan salah satu kegiatan yang dapat dijadikan untuk melestarikan budaya Minangkabau.
“Menurut saya yang terutama sekali disini dinilai adalah dalam berpakaian, yang mana saat ini di setiap instansi sudah mulai menggerakkan budaya baju basiba buat generasi penerus, semoga dengan kegiatan ini para Puti Bungsu tahu maksud dan tujuannya dari memakai baju basiba, terimakasih,” pungkasnya

Facebook Comments

Loading...
loading...