Staf Ahli Pangdam 1/BB, Kol. Inf Chandra Wirawan, Tinjau RTLH di Dusun Sungai Loban, Muaro Kalaban

22

SAWAHLUNTO SUMBAR INDEKSNEWS Staf Ahli Panglima Daerah Militer  I/Bukit Barisan Bidang Ekonomi, Kolonel. Inf. Chandra Wirawan meninjau langsung kegiatan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Dusun Sungai Loban, Desa Muaro Kalaban, Minggu (17/11)
Kegiatan Bina Teritorial (Binter)Terpadu Kodim 0310/SS tahun 2019 di wilayah Koramil 04 Muaro Kalaban tersebut bekerjasama dengan Pemerintah Kota Sawahlunto dan CV. Bara Mitra Kencana (BMK)
Chandra Wirawan tiba di lokasi RTLH didampingi Komandan Distrik Militer Dandim 0310/Sawahlunto Sijunjung Letkol Inf Dwi Putranto. Kedatangan dua petinggi militer Kodam Bukit Barisan tersebut disambut Komandan Rayon Militer (Danramil) 04 Muaro Kalaban, Kapten Suryanto.
Chandra Wirawan dalam sambutannya berpesan agar rumah yang sudah direhab dapat dijaga dan dirawat dengan sebaik baiknya sebab bantuan seperti ini tidak mungkin setiap tahun akan diberikan oleh Kodim maupun pemerintah daerah.
Mantan Dandim Tanah Datar tersebut mengatakan, kekuatan terbesar TNI bukan terletak pada senjata yang canggih melainkan kebersamaan TNI dengan rakyat. Sebab TNI lahir dari rakyat.
Dikatakannya, TNI selalu siap sedia membantu rakyat, tidak cukup 24 jam tapi 25 jam siap terjun membantu masyarakat.
” Tentara itu bukan 24 jam, tapi 25 jam siap untuk membantu rakyat,” ucap Chandra Wirawan, Sumando Rang Lintau itu.
Dikatakannya, kemanunggalan TNI bersama rakyat harus tetap dipelihara dan ditingkatkan untuk menekan terjadi pelanggaran disiplin di tengah tengah masyarakat seperti penyakit masyarakat (Pekat)
Chandra Wirawan tampak senang menceritakan pengalamannya selama menjadi pejabat militer, khususnya di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Menurutnya, Adat dan Budaya masyarakat Minangkabau sangat menjunjung rasa kebersamaan dan kekeluargaan. Hal itu tercermin dari Budaya dan tradisi Makan Bajamba orang Minangkabau.
” Saya kalau makan bersama masyarakat bisa habis 12 piring,” ujar Chandra Wirawan berkelakar, yang disambut derai tawa keluarga Adrion (53) penerima manfaat RLTH
Begitu juga dengan keindahan Alam Sumatera Barat. Pemandangan alam dengan bermacam ragam pepohonan, tidak dijumpai di daerah lain. Chandra Wirawan berharap program RTLH tersebut dapat berlanjut namun tentu saja tergantung Pemerintah Daerah atau Pemerintah Desa dengan skala prioritas penggunaan anggaran. Namun, Ia menjamin tenaga TNI yang digunakan membangun RLTH gratis dan tidak dipungut biaya apapun.
Sementara Adrion (53) penerima manfaat program RTLH mengucapkan terima kasih kepada TNI, Pemko dan semua pihak yang telah membantu terlaksananya pembangunan rumahnya, hingga sudah jauh lebih nyaman dan aman untuk ditempati berasama keluarga.
Adrion mengaku dengan penghasilannya sebagai sopir dan mempunyai tanggungan lima orang anak, ia belum mampu untuk melakukan perbaikan rumahnya. Adrion mengatakan, ini merupakan berkah dan Rahmat dari Allah SWT kepada dirinya, sebab selain mendapat program RTLH, Adrion mengatakan, anak pertamanya berhasil menjadi sarjana dan besok akan di wisuda di IAIN Batu Sangkar.
” Alhamdulillah, terima kasih Bapak- bapak TNI, Pemko Sawahlunto dan semua pihak yang telah membantu pembangunan rumah kami. Kami akan jaga dan rawat rumah ini dengan sebaiknya baiknya,” ujar Adrion

Facebook Comments

Loading...
loading...