Sebanyak 4.717 Perantau Sudah Memasuki Solok Selama Wabah Covid-19

Perantau Solok
Peningkatan jumlah perantau yang mudik atau pulang kampung selama wabah virus corona atau Covid-19 dirasakan di Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar). Sebanyak 4.717 perantau dari berbagai daerah sudah memasuki daerah Solok hingga, Kamis (9/4/2020).

Oleh karena itu Bupati Solok, Sumatera Barat Gusmal mengimbau 4.717 perantau yang memasuki kabupaten solok itu untuk mengkarantina diri sendiri selama 14 hari, apalagi jika mereka pulang dari daerah yang terjangkit COVID-19.

“Dari data terakhir sampai hari ini sudah 4.717 perantau dari berbagai daerah sudah masuk ke Solok. Walaupun sudah ada imbauan agar tidak pulang kampung tapi kami tidak bisa menutup daerah untuk perantau,” Ujar Gusmal saat dikutip dari Antara Sumbar pada, Kamis (9/4/2020).

Gusmal juga meminta para perantau untuk melapor ke posko COVID-19 di Dinas Kesehatan setempat atau memeriksakan kesehatan jika ada ciri-ciri, gejala terkena virus Corona tersebut.

Berdasar total tersebut, jumlah tertinggi yang mudik berasal dari Kecamatan Kubung sebanyak 907 orang. Dari jumlah itu tersebar di 14 kecamatan, Kabupaten Solok.

Kecamatan Gunung Talang sebanyak 479 orang, Payung Sekaki 125 orang, X Koto Singkarak sebanyak 486 orang.

Kecamatan Bukit Sundi 230 orang, Tigo Lurah 68 orang, Pantai Cermin 421 orang, Lembang Jaya 431 orang, Hiliran Gumanti sebanyak 218 orang, Lembah Gumanti 329 orang, Danau Kembar sebanyak 62 orang.

Kemudian Kecamatan IX Koto Sungai Lasi 51 orang, X Koto Diatas sebanyak 516 orang, dan Kecamatan Junjung Sirih sebanyak 394 orang.

Gusmal juga meminta agar Wali Nagari, Camat dan Kepala Jorong untuk mengingatkan masyarakat akan bahaya COVID-19 dan manfaat menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah.

Data dari Dinkes Kabupaten Solok, per 9 April 2020, jumlah PDP di Kabupaten Solok sebanyak satu orang yang berasal dari Nagari Surian dan saat ini masih dirawat di RSUD Arosuka. Sementara itu, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 85 orang.

BACA JUGA  28 Orang Warga Pessel Dikarantinakan Diduga Pernah Kontak Dengan Pasien Positif Asal Jambi

 

Facebook Comments