Cabuli Anak Tiri, Warga Nagari Sungai Talang (Kabupaten Limapuluh Kota) Ditangkap Polisi

Anak Tiri
Ilustrasi: Pixabay
Pelaku pencabulan dan perkosaan terhadap anak tiri berhasil diringkus oleh Satreskrim Polres Limapuluh Kota, Setelah sempat buron dan menghilang selama kurang lebih dua bulan pelaku berhasil ditangkap pada Rabu (15/4/2020) siang sekira pukul 13.30 WIB.

Diketahui pelaku pencabulan terhadap anak tiri ini berumur 55 tahun, warga Jorong Sungai Talang, Nagari Sungai Talang, Guguk, Kabupaten Limapuluh Kota. Pelaku ditangkap saat sedang bekerja menjadi seorang buruh bangunan di Bukittinggi.

Hal ini di benarkan oleh keterangan Kapolres Limapuluh Kota AKBP Sri Wibowo melalui KBO Reskrim Iptu Army Ariosa, Kamis 16 April 2020 pagi, menjelaskan pelaku berhasil diringkus saat sedang bekerja sebagai buruh bangunan di sebuah ruko kawasan pasar Aur Kuning Bukittinggi. Dikutip dari sumbartime.com

Dari keterangan istri dari pelaku dan juga merupakan ibu korban, terlapor telah melakukan pencabulan terhadap anak tirinya. Korban yang berumur 15 tahun dan juga tuna rungu, digarap pelaku di rumah mereka sendiri, pada 11 Februari 2020, sekira pukul 15.30 WIB.

Dengan modus berpura pura menyabit rumput, pelaku mengintip anak tirinya yang sedang mandi di sumur yang jaraknya sekitar 150 meter dari rumah mereka.

Karena melihat korban mandi tanpa busana, timbul pikiran bejat dari pelaku untuk menyetubuhinya. Saat korban akan usai mandi dan mengambil handuk, pelaku langsung menyergap korban, dan melakukan aksi bejatnya.

Usai melakukan aksi bejatnya, pelaku langsung pulang dengan tanpa merasa bersalah. Korban yang baru saja selesai dicabuli langsung melaporkan kepada ibu kandungnya dengan memakai bahasa isyarat.

Namun pelaku langsung kabur dari rumahnya. Karena tidak senang dengan ulah bejat suaminya, ibu korban (istri pelaku) langsung melaporkan peristiwa pencabulan tersebut ke polisi.

BACA JUGA  Sebanyak 36 Orang Pedagang Pasar Raya Padang Positif Covid-19

 

 

Facebook Comments