Istano Rajo Ibadat Jambulipo Terbakar

Sijago Merah mengamuk di Jorong Jambulipo, Nagari Lubuktarok, Kecamatan Kubuktarok, Kabupaten Sijunjung, Selasa (22/10) dinihari. Istano Rajo Ibadat (Rajo Tongah-red) Kerajaan Jambulipo Kenagarian Lubuktarok hangus dimamah api, berikut sebuah kios di sebelahnya.

Kerugian sementara dalam musibah kebakaran ini ditaksir mencapai lebih dari Rp2 miliar, korban jiwa dilaporkan tidak ada. Sepanjang hari kemarin puluhan warga masih bahu-membahu melakukan proses pembersihan, seraya berusaha mencari harta benda yang masih bernilai. Dibawah pengawalan pihak kepolisian Sektor lubuktarok.

Selain melahap habis Istano Rajo Ibadat, berupa rumah gadang lima ruang, beserta seluruh isinya. Kobaran api juga menghanguskan sebuah mobil minibus jenis Suzuki APV, tiga sepeda motor yang terjebak dalam bangunan nahas. Sampai akhirnya berselang dua jam kemudian petugas pemadam Pemkab Sijunjung tiba di lokasi bencana memberikan pertolongan. Dua jam kemudian api berhasil dijinakkan.

Informasi yang berhasil dihimpun di lokasi kejadian, kebakaran hebat terjadi begitu cepat disaat warga sedang tertidur lelap, sekitar pukul 02.30 Wib dini hari (Selasa, 22/10).
Dugaan sementara, sumber api dipicu oleh arus pendek (korsleting) yang berasal dari sebuah kios milik salah-seorang warga, bernama Izil,37,

Malang tak dapat ditolak Kemudian api merembes ke sebelahnya yang tak lain merupakan bangunan bagonjong Gumah Gadang Istano Rajo Ibadat Jambulipo, Nagari Lubuktarok. Melihat api dengan cepat membesar, praktis membuat warga sempat panik dan kewalahan menjinakan api.

Berbagai upaya dilakukan, tanpa instruksi diantaranya saling berjibaku mencari sumber air, kemudian air diangkut dengan peralatan seadanya untuk disiramkan ke titik api.

Sebagian lainnya menghubungi petugas pemadam kebakaran dan sejumlah petugas terkait, supaya segera diturunkan bantuan.

“Api besar tiba-tiba muncul di sebuah kios milik Izil, semua barang di dalamnya terbakar, termasuk tabung gas LPG, sepeda motor Vario BA 5343 K, mobil AVP BA 1921 KB. Kemudian diikuti suara ledakan cukup keras yang diduga berasal dari tabung gas dari dalam ruangan,” cerita seorang warga, Acan,19.

Meski masyarakat telah melakukan berbagai upaya pemadaman, namun amukan sijago merah sulit diatasi. Sampai akhirnya seluruh isi kios milik Izil plus bangunan Rumah Gadang Rajo Tongah (Rajo Ibadat) Jambulipo, jenis lima ruang hangus hanya tinggal puing-puing.

Api baru dapat berangsur padam sekitar pukul 05.00 Wib, dan menyusul tiba bantuan dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Sijunjung.

Dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan memadamkan sisa-sisa api yang tampak masih menyala.

Menjelang pagi, menyusul pula turun hujan lebat, hingga sekitar pukul 09.30 Wib pagi barulah api dinyatakan sepenuhnya padam.

“Tak ada yang tersisa, semua ludes terbakar, kerugian secara materi ditaksir mencapai Rp2 milliar,”ujar Kepala BPBD Sijunjung, Hardiwan.

Diungkapkannya, bangunan kios Izil, dilaporkan isinya cukup padat, nilainya ditaksir Rp600 juta, ditambah mobil AVP dan sepeda motor di dalamnya.

Rumah Gadang Rajo Tongah (Rajo Ibadat-red) cukup memiliki nilai tinggi secara materi. Sekaligus secara turun-temurun menjadi simbol kebesaran adat bagi masyarakat setempat.

Sampaisore kemarin berbagai pihak tampak terus datang ke lokasi, seraya mereka menyatakan turut prihatin. (***)

Facebook Comments

Loading...
loading...