MTKAAM Buang Status Orang Minang Ade Armando

mtkaam
Majelis Tinggi Kerapatan Adat Alam Minangkabau (MTKAAM) Sumatera Barat, membuang dan mencoret status orang Minang Ade Armando dan juga beberapa nama lain yang sering menista Agama Islam.

Dr. Ade Armando, M.Sc adalah seorang pakar komunikasi Indonesia yang sebelumnya viral karena memposting dengan akun Facebooknya, yakni menjawab berita surat Gubernur Sumbar kepada Kemenkominfo yang meminta pencabutan aplikasi Injil terjemahan Bahasa Minang di Google Playstore.

mtkaam

Lho ini maksudnya apa?
Memang orang Minang nggak boleh belajar Injil?
Memang orang Minang nggak boleh beragama Kristen?
Kok Sumatra Barat jadi provinsi terbelakang seperti ini sih?
Dulu kayaknya banyak orang pinter dari Sumatra Barat.
Kok sekarang jadi lebih kadrun dari kadrun?

Ketua Majelis Tinggi Kerapatan Adat Alam Minangkabau (MTKAAM) Sumatera Barat, Irfianda Abidin Dt. Pangulu Basa Mengatakan MTKAAM telah menyatakan enam pernyataan sikap dan seruan. Selain itu, MTKAAM juga mendukung sikap Gubernur Sumatera Barat yang mengajukan penghapusan aplikasi injil berbahasa Minang di playstore.

“Orang Minangkabau pasti beragama Islam. Jika telah berani menista agama Islam berarti mereka tidak lagi menjiwai ajaran Agama Islam. Sewajarnya, mereka tidak lagi menggunakan status Orang Minang,” ujarnya saat dikutip topsatu pada Senin (8/6/2020).

Selanjutnya MTKAAM juga meminta pemerintah pusat untuk mencegah dan mengadili penista agama. Hal itu diperlukan guna meredam terjadinya gesekan yang didasarkan keagamaan yang mungkin timbul jika dibiarkan tanpa tindakan yang tegas. Semua akan berujung pada rusaknya nilai persatuan berbangsa dan bernegara.

Facebook Comments

BACA JUGA  Gubernur Sumbar Minta Menkominfo Hapus Injil Berbahasa Minang