Pelaku Pencemaran Nama Baik Bakal Calon Gubernur Sumbar Akhirnya Ditangkap

pencemaran nama baik
Kepolisian Daerah (Polda) Sumatra Barat (Sumbar) berhasil menangkap tiga orang diduga terlibat dalam kasus pencemaran nama baik bakal calon Gubernur Sumbar, Mulyadi pada Rabu (17/6/2020).

Dugaan pencemaran nama baik itu dilakukan di media sosial (medsos) dengan mengunakan akun Facebook palsu.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto membenarkan penangkapan tersebut.

“Benar. Polda Sumbar melalui Ditreskrimsus dalam perkembangan penyelidikan telah melakukan upaya paksa penangkapan terhadap tiga orang,” ujar Satake Bayu saat dikutip dari langgam.id.

Bayu mengatakan ketiga pelaku berinisial RB, RZ dan ERI, diamankan di dua daerah berbeda yaitu di Kabupaten Agam dan Kota Padang pada Rabu (17/6/2020).

Laporan tertuang dalam nomor LP/191/V/2020/SPKT Sbr atas dugaan pencemaran nama baik melalui akun Facebook yang diduga bodong (palsu). Masuknya laporan itu pada awal bulan Mei 2020.

Satake Bayu mengungkapkan keterlibatan jajaran Pemerintah Kabupaten Agam dalam kasus pencemaran nama baik ini berawal dari hasil penyelidikan. Namun, ia belum bisa merincikan secara detail keterlibatan jajaran Pemerintah Kabupaten Agam tersebut.

“Ini proses penyelidikan. Mungkin Ditreskrimsus yang mengembangkan jadi melakukan pemeriksaan seperti itu. (Dugaan keterlibatan jajaran Pemkab Agam) intinya masih proses penyelidikan,” tuturnya.

Facebook Comments

BACA JUGA  MKD DPR Akan Dalami Kasus Penjebakan PSK oleh Politisi Gerindra Andre Rosiade