Pengelola Aplikasi Bank Sampah Pancadaya, Hendri Septa: Aprisiasi PKK Kecamatan Kuranji

Padang – Bank Sampah Pacadaya di Kecamatan Kuranji kini melangkah lebih maju. Bekerjasama dengan Universitas Taman Siswa melahirkan aplikasi digital dalam proses pengumpulan sampah dan pemasaran produk hasil olahan sampah.

“Sama dengan aplikasi digital lainnya, aplikasi ini dapat dipasang di hape pintar kita, dioperasionalkan berbasis android. Karena kita yakin, rata-rata warga kita sudah punya android,” ujar Pengelola Aplikasi Bank Sampah Pancadaya Kuranji, Risky Deandika saat launching di halaman Kantor Camat Kuranji, Minggu (09/09/2020) Pagi.

Menurut Risky, dalam aplikasi itu, selain aktivitas warga, juga ada fitur-fitur memudahkan warga. Seperti untuk jemput sampah.

“Dengan meminta melalui aplikasi, maka petugas dari bank sampah akan datang menjemput ke rumah kita. Begitu juga dengan transaksi warga, juga kelihatan dari aplikasi ini,” sebutnya.

Bank Sampah Pancadaya, seperti disebutkan Ketua PKK Kecamatan Kuranji, Ny. Fadilla Triksi Eka Putra, sangat mengapresiasi kerjasama ini, hasil olahan sampah yang nanti akan di pasarkan melalui e commerce ini, tentu saja akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bagaimana tidak, kegiatan 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle) yang selalu di sosialisasikan dalam setiap kegiatan PKK Kecamatan Kuranji, akan memasuki pangsa pasar baru yang tidak terbatas hanya di Indonesia saja.

Selain itu, sampah yang di kumpulkan masyarakat ini dapat di nilai dalam bentuk tabungan emas. Kerjasama ini juga sebagai bentuk peduli pegadaian terhadap lingkungan, sehingga mereka mengucurkan dana CSRnya untuk membangun Bank Sampah Panca Daya, ujarnya.

Senada dengan yang di sampaikan Rektor Universitas Taman Siswa Sepris Yonadi, kerjasama kemitraan masyarakat ini akan menjadi solusi dalam permasalahan sosial khususnya sampah.

Aplikasi yang di buat oleh mahasiswa Unitas ini akan membawa Produk – produk hasil olahan sampah ke mancanegara, ini dikarenakan kualitas produknya setara dengan produk ekspor.

Selaku Direktur Bank Sampah Panca Daya Mina Dewi Sukmawati, sangat antusias bersinergi dengan Unitas. Karena selain menjadi solusi dalam menjual Produk – produk daur ulang sampah, juga jalan keluar mengatasi bahan baku pun sering kurang. Dengan aplikasi ini otomatis pangsa pasar menjadi luas, bahan baku pun bisa kami jemput ke rumah warga.

Aplikasi ini menjadikan semangat baru bagi pengelola Bank Sampah Pancadaya Kuranji untuk meningkatkan kegiatan. Selain membantu dalam masa pandemi covid-19, aplikasi ini mempercepat informasi bagi mereka untuk mendapat. Tuturnya.

Wakil Walikota Padang, Hendri Septa mengapresiasi Bank Sampah Pancadaya Kuranji. Menurutnya, hadirnya aplikasi tersebut merupakan terobosan bagi pengelolaan sampah di Kota Padang.

Untuk itu, orang nomor dua di Kota Padang itu menobatkan Kuranji menjadi percontohan pemanfaatan aplikasi dalam pengelolaan bank sampah.

Karena ada tiga manfaat dari aplikasi tersebut, yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menjaga kebersihan lingkungan dan menjadi alat mendukung terlaksanksananya protokol kesehatan covid-19 masa pandemi, katanya.

Sementara itu, Camat Kuranji Eka Putra Buhari menyebutkan, pembuatan aplikasi tersebut melibatkan program Tridharma Perguruan Tinggi dari Unversitas Taman Siswa Padang. Selain pengelolaan penjemputan aplikasi tersebut juga menjadi alat promosi dan penjualan produk hasil olah bank sampah.

Disebutkannya, Bank Sampah Pancadaya yang didirikan sejak 2017, dengan sekretariat di belakang Kantor Camat Kuranji sudah memiliki anggota 402 orang dengan aplikasi itu nantinya akan terus bertambah.

“Ini sekaligus inovasi Tim Penggerak PKK Kecamatan Kuranji, dengan aplikasi itu nantinya kita harapkan operasional bank sampah akan lebih efektif,” ungkap Eka Putra Buhari.