Modus Penyelundupan Narkoba Melalui Nasi Bungkus di LP Muaro Padang

Narkoba
Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Muaro Padang, Sumatera Barat mengungkap penyelundupan barang diduga narkoba melalui barang berupa nasi bungkus yang dititipkan kepada petugas, pada Rabu (3/6/2020) sore.

Namun petugas Lapas Muaro Padang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang diduga narkoba tersebut.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Padang Arimin mengatakan, semua barang yang dibawa pengunjung diperiksa secara teliti, baik berupa barang atau makanan untuk mencegah kejadian serupa, dan menghambat barang-barang terlarang masuk ke Lapas.

“Setelah kejadian itu kami memperketat pengawasan terhadap barang atau kiriman yang dititip oleh pengunjung,” ujar Arimin.

Selain itu pihak Lapas juga menambah personel yang bertugas di tempat penitipan barang, dari lima orang menjadi tujuh orang.

Namun demikian pihaknya tidak mengubah jadwal penitipan barang yaitu pagi pukul 08.30 WIB-12.00 WIB, dan siang pukul 13.30 WIB-17.00 WIB.

Lapas Muaro Padang juga tetap menerapkan protokol kesehatan saat menerima dan memroses penitipan barang untuk warga binaan.

“Kalau kunjungan langsung ke narapidana memang sudah ditiadakan di Lapas karena pandemi, jadi sekarang fokus kita adalah barang,” katanya.

Peristiwa tersebut diketahui ketika ada seseorang yang mengaku keluarga narapidana hendak menitip nasi bungkus, namun saat nasi diperiksa ia langsung melarikan diri.

Ketika bungkus nasi itu dibuka ternyata di dalamnya ada lima butir pil diduga ekstasi dan benda kristal bening yang diduga kuat sabu-sabu.

Pihak Lapas Muaro Padang telah melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Padang untuk diusut lebih lanjut.

Facebook Comments

BACA JUGA  Pemerintah Kota Padang Gandeng KPK untuk Kendalikan Gratifikasi